Melalui unit bisnis Telkomsel Undertaking, Telkomsel menghadirkan beragam solusi virtual yang dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik berbagai sektor bisnis. Jaringan andal Telkomsel kini dapat dimanfaatkan secara optimum oleh industri manufaktur, serta sektor lainnya seperti pertambangan, logistik, dan akselerasi digitalisasi kawasan industri, yang membutuhkan konektivitas privat, cepat, dan aman untuk mendukung operasional strategis dan efisiensi bisnis.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Telkomsel memperkenalkan inovasi 5G in The Field, perangkat jaringan seluler 4G/5G yang bersifat personal, transportable, unbiased, dan protected, serta dapat diimplementasikan secara cepat dan fleksibel di berbagai lokasi. Teknologi ini dirancang untuk menjawab tantangan keterbatasan infrastruktur yang diperlukan oleh pelaku industri untuk memiliki jaringan dengan jangkauan yang luas, andal dan aman, dengan fitur transportable, edge computing terintegrasi, dan layanan jaringan prioritas dengan Enhanced Cell Broadband, Extremely-Dependable Low Latency Communications, dan Large Gadget-Sort Communications.
Direktur Gross sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, menyatakan, “Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi teknologi yang relevan dan berdampak dapat mempercepat transformasi virtual industri Indonesia. ‘5G in The Field’ adalah wujud komitmen Telkomsel dalam mendukung hal tersebut, khususnya sektor Manufaktur, Pertambangan, serta Transportasi & Logistik, selaras dengan visi dan strategi utama Making Indonesia 4.0 dan visi Indonesia Emas 2045.”

Inovasi 5G in The Field adalah perangkat jaringan seluler 4G/5G yang bersifat personal, transportable, unbiased, protected, dan dapat diimplementasikan cepat dan fleksibel di berbagai lokasi.
Dengan mobilitas tinggi, solusi 5G in The Field sangat cocok untuk digunakan di lokasi pabrik, pergudangan, space pertambangan, wilayah terpencil, space rawan bencana, hingga acara berskala besar yang membutuhkan jaringan privat sementara. Solusi ini telah terbukti meningkatkan efisiensi operasional sektor logistik hingga 25% dengan mengurangi waktu proses pengiriman, mengurangi limbah dan biaya operasional secara substansial dengan meningkatkan pemanfaatan subject matter hingga 80%, serta mendukung prinsip industri hijau dan berkontribusi positif terhadap lingkungan melalui pengurangan penggunaan kertas hingga 40%.
“Melalui inovasi ‘5G in The Field’, Telkomsel memperkuat perannya sebagai mitra strategis bagi para pelaku industri dalam menghadirkan konektivitas yang andal, aman, dan fleksibel. Solusi ini kami hadirkan untuk menjawab kebutuhan bisnis yang terus berkembang, sekaligus mendukung keberlanjutan operasional dengan dampak yang nyata di sektor-sektor strategis seperti manufaktur, pertambangan, serta transportasi dan logistik,” tutup Satyo.
Telkomsel, sebagai penyedia layanan telekomunikasi virtual terdepan di Indonesia, terus memperkuat posisinya dalam menghadirkan jaringan yang andal, cepat, dan aman, termasuk teknologi 5G yang kini telah menjangkau puluhan kota di seluruh Indonesia. Dengan lebih dari 3.000 BTS 5G yang telah beroperasi dan jutaan pelanggan yang telah menikmati layanan ini, Telkomsel berkomitmen untuk mendukung transformasi virtual nasional secara inklusif dan berkelanjutan.
